PENERAPAN TERAPI BACK MESSAGE DALAM MENURUNKAN NYERI PADA PENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS DI GAMPONG ATEUK MONPANAH KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR

PENERAPAN TERAPI BACK MESSAGE DALAM MENURUNKAN NYERI

Penulis

  • Rini Asnuriyanti Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Neiliel Fitriana Anies Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Sukriyah Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Syarkawi Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Aulia Akmal Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh

Kata Kunci:

Lansia, Nyeri Rhematoid Arthritis, Back Message

Abstrak

Lansia rentan mengalami penurunan fungsi tubuh seiring bertambahnya usia, yang dapat memicu timbulnya penyakit kronis seperti Rheumatoid Arthritis. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah terapi Back Message. Terapi ini dilakukan dengan memberikan rangsangan pada kulit dan jaringan tubuh melalui berbagai teknik pijatan serta tekanan tangan, yang bertujuan untuk meredakan nyeri, meningkatkan relaksasi, dan memperlancar sirkulasi darah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dan dilaksanakan pada tanggal 15–17 Maret 2025 di Gampong Ateuk Monpanah, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Besar. Subjek penelitian terdiri dari dua lansia penderita rheumatoid arthritis. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan pengukuran tingkat nyeri sebelum dan sesudah pemberian terapi. Instrumen penelitian terdiri dari informed consent, format pengkajian, SOP Back Message, alat ukur nyeri rheumatoid arthritis, dan lembar observasi. Hasil menunjukkan penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 2 pada kedua subjek. Terapi ini terbukti efektif mengurangi nyeri rematik.

Referensi

Afnuhazi. (2018). Prevalensi Rheumatoid Arthritis di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Aryandani, D., dkk. (2021). Terapi pijat sebagai alternatif non-farmakologi pada lansia dengan nyeri sendi. Jurnal Keperawatan, 7(1), 45–52.

Astuti, M., dkk. (2021). Risiko penggunaan OAINS pada lansia penderita nyeri kronis. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 67–74.

Dinkes Provinsi Aceh. (2022). Laporan Tahunan Kesehatan Aceh. Banda Aceh: Dinas Kesehatan Aceh.

Indri, F., & Fitriana, N. (2025). Penerapan terapi back message dalam menurunkan nyeri pada penderita rheumatoid arthritis di Gampong Ateuk Monpanah Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Keperawatan AKIMBA (JUKA), 8(2).

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kusyani, A., dkk. (2018). Dampak rheumatoid arthritis terhadap kualitas hidup lansia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 150–157.

Octa, R., dkk. (2020). Global prevalence of rheumatoid arthritis: A WHO report. Jurnal Internasional Reumatologi, 5(2), 122–129.

Wiguna, R. N., Syah, A. Y., Tawar, R. M., Phonna, I. D., & Albani, S. (2025). The Effect of Effleurage Massage using Canola Oil on the Risk of Pressure Ulcer in Stroke Patient. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(2), 1105-1112.

Pramono, W. H. (2019). Menjadi Lansia: Perspektif Fisiologis dan Sosial. Yogyakarta: Pustaka Medika.

Suci, D. (2019). Pengaruh terapi back message terhadap nyeri sendi pada pasien rheumatoid arthritis. Jurnal Keperawatan Holistik, 6(1), 25–30.

Wiguna, R. N., Haryati, W., Andriani, R., Zakiyah, Z., Rosita, E., & Utami, S. D. (2026). The Effect of Intermittent Electrical Stimulation and Effleurage Massage using Canola Oil on the Risk of Pressure Ulcer in Stroke Patient. Indonesian Journal of Global Health Research, 8(2), 175–180. https://doi.org/10.37287/ijghr.v8i2.738.

Wulansari, D., & Yamin, M. (2019). Manifestasi klinis rheumatoid arthritis dan dampaknya terhadap aktivitas harian. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(1), 38–45.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-08