PENERAPAN REBUSAN DAUN KELOR DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI GAMPONG BLANG KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR

PENERAPAN REBUSAN DAUN KELOR DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH

Penulis

  • Sorayati Dwi Utami Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Aulia Akmal Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Rina Karmila Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Melafilani S Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh

Kata Kunci:

Diabetes Melitus Tipee II, Rebusan Daun Kelor

Abstrak

Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh gangguan metabolisme dimana kadar

gula darah berada diatas rentang normal, dikarenakan tubuh tidak menghasilkan cukup insulin

ataupun tubuh tidak merespon insulin denngan baik. Sedangkan kadar gula darah adalah gula yang

terdapat didalam darah dan sebagai salah satu sumber energi dalam tubuh. Salah satu pengobatan non-

farmakologi untuk diabetes melitus tipe II adalah pemberian rebusan daun kelor, daun kelor ini

mengandung flavonoid, vitamin A, vitamin E, vitamin C dan juga selenium yang dapat menurunkan

kadar glukosa darah dan dapat menbantu sel dari serangan radikal bebas. Jenis penelitian ini di

dilakukan di Gampong Blang kecamatan Blang Bintang pada tanggal januari 2025 dengan 2 subjek

diabetes melitus. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan anatara sebelum dan sesudah

pemberian penerapan. Pada subjek I dari nilai glukosa darah 393 mg/dl menjadi 187 mg/dl. Pada

subjek II dari glukosa darah 294 mg/dl, setelah pemberian rebusan daun keelor menjadi 208 mg/dl.

Penerapan ini dilakukan selama 7 hari berturut-turut. Oleh karena itu, pemberian rebusan daun kelor

efektif diberikan pada lansia penderita diabetes melitus tipe II. Diaharapkan penelitian, ini dapat

dijadikan intervensi dalam menurunkan kadar glukosa pada lansia dengan diabetes melitus tipe II.

Referensi

Abdul Mukmin, Muh. Khindri Alwi, Aminuddin Syam(2018). Pengaruh Pemberian Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Penurunan Glukosa Darah Pada Penderita Pradiabetes Di Wilayah Kerja Puskesmas Samata Kab.Gowa. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Volume 13 Nomor

Age, S. P. (2021) “the Effect of Giving Morning Leaves on the Reduction of Blood Glucose Levels of Diabetes Mellitus,” Journal Health and Science ; Gorontalo journal health & Science Community.

Aini, Q. (2019). Analisa Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Pada Pengobatan Diabetes Melitus.

Wiguna, R. N., Haryati, W., Andriani, R., Zakiyah, Z., Rosita, E., & Utami, S. D. (2026). The Effect of Intermittent Electrical Stimulation and Effleurage Massage using Canola Oil on the Risk of Pressure Ulcer in Stroke Patient. Indonesian Journal of Global Health Research, 8(2), 175–180. https://doi.org/10.37287/ijghr.v8i2.738.

Anwar, K. (2016). SOP penalataksanan prosedur Diabets melitus tipe II

Arleni Syamara, Andi Indrawati, Andi Auliyah Warsyidah. 2018. Pemberian Rebusan Daun Kelor (Moringa Oliefera) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Penderita Dm.

etyorini, ErnidanWulandari, Ning. (2017). Hubungan Lama Menderita Dan Kejadian Komplikasi Dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Research Report, 75-82. Sunaryo.

Wiguna, R. N., Syah, A. Y., Tawar, R. M., Phonna, I. D., & Albani, S. (2025). The Effect of Effleurage Massage using Canola Oil on the Risk of Pressure Ulcer in Stroke Patient. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(2), 1105-1112.

Imelda, S. (2019). Faktor-faktor yang menpengaruhi terjadinya Diabetes Melitus di Puskesmas Harapan Raya Tahun 2018. Scieatia Journal. vol. 8(1): 2019

Kemenkes. (2020). Infodatin tetap produktif, cegah, dan atasi Diabetes Melitus 2020.

Waruwu, P., Welga, C., Hutagalung, M., & Sahputri, Y. (2022). The Effectiveness of Morage Leaf Booking to Reduce Glucose Levels in Type II DM Patients in the Work Area of the UPT Puskesmas Tanjung Morawa in 2022 Efektivitas Rebusan Daun Kelor Untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Pasien DM tipe II di Wilayah Kerja 2(4), 1963- 1978.

WHO.(2018). Global Report on Diabetes. France: World Health Health Organization.2018.

Widiystuti, L. (2020). Acupressure dan senam kaki terhadap tingkat peripheral arterial disease pada klien DM tipe 2.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-08